HALMAHERA SELATAN — Suasana religius mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah Tahun 2026 di SMA Negeri 7 Halmahera Selatan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus membangun karakter peserta didik agar tumbuh sebagai generasi yang beriman dan berakhlak mulia.
Peringatan Maulid Nabi mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membentuk Generasi yang Beriman, Berakhlak Mulia, Disiplin dan Bertanggung Jawab.”
Tema tersebut menjadi pesan utama dalam kegiatan, bahwa keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya dikenang melalui peringatan Maulid, tetapi juga perlu diwujudkan dalam sikap dan perilaku peserta didik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dilaksanakan Oleh Panitai (Kolaborasi OSIS dan ROHIS SMAN 7 HAL_SEL) sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik di lingkungan SMA Negeri 7 Halmahera Selatan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT., mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat peserta didik untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMA Negeri 7 Halmahera Selatan, Aludin Hi Sabtu. S.Pd , mengatakan peringatan Maulid menjadi kesempatan bagi sekolah untuk mengajak siswa lebih memahami nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW.
“Kami berharap momentum Maulid ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan penguatan kepada siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab dan sikap saling menghargai perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membentuk masa depan peserta didik.
Sekolah tidak hanya dituntut meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun kepribadian siswa agar memiliki nilai moral dan tanggung jawab sosial.
“Prestasi akademik penting, tetapi harus diimbangi dengan akhlak. Kami ingin para siswa memiliki bekal ilmu sekaligus karakter yang baik, sehingga nantinya mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan bangsa,” katanya.
Keteladanan Rasulullah Jadi Penguatan Karakter
Dalam peringatan tersebut, para peserta didik diajak memahami berbagai keteladanan Rasulullah SAW, di antaranya kejujuran, kesabaran, kepedulian, kedisiplinan dan tanggung jawab.
Nilai-nilai tersebut dinilai relevan diterapkan dalam kehidupan sekolah. Sikap menghormati guru, menghargai sesama, menaati aturan, disiplin mengikuti proses pembelajaran hingga bertanggung jawab menyelesaikan tugas merupakan bentuk sederhana dari pendidikan karakter.
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan salawat, sambutan, serta tausiah yang disampaikan oleh *Ustadz Alwi Assegaf* . Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.
Antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMA Negeri 7 Halmahera Selatan diharapkan menjadi awal dari penguatan budaya positif di lingkungan sekolah.
Nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah:
1. Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.;
2. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT.;
3. Menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.;
4. Mendorong peserta didik untuk meneladani akhlak dan sifat Rasulullah SAW.;
5. Membentuk karakter peserta didik yang religius, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia;
6. Meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan sekolah;
7. Memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW. dalam kehidupan sehari-hari.
diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam keseharian. Sebab, keteladanan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Semangat Maulid Nabi pun menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki tujuan yang lebih luas: mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, mulia dalam akhlak, disiplin dalam menjalankan kewajiban dan bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Dari SMA Negeri 7 Halmahera Selatan, semangat meneladani Rasulullah SAW diharapkan terus tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam diri generasi muda.













Komentar