Bambang Pacul Ajak GSNI Dekatkan Pancasila dengan Kehidupan Masyarakat

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Pasang Iklan
+ INTUISIMALUT

Yogyakarta,— Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Siswa Nasional Indonesia (DPP GSNI) bersama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Wisma Kagama, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut menghadirkan Ir. Bambang Wuryatno, MBA. atau Bambang Patjul sebagai pemateri.

Sosialisasi tersebut menjadi ruang untuk kembali membicarakan Pancasila, UUD RI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari perjalanan kehidupan kebangsaan Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum DPP GSNI, M. Fadil Tegar Syafian, mengatakan bahwa ruang-ruang semacam ini penting untuk menjaga agar Pancasila tetap menjadi percakapan yang hidup di tengah generasi muda.

“Pancasila bukan sesuatu yang selesai untuk dibicarakan. Ia terus menemukan maknanya dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu terus berdialog, membaca keadaan, dan mencari bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat hadir dalam kehidupan kita,” ujar Fadil.

Menurut Fadil, membumikan Pancasila bukan berarti menjadikannya sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, Pancasila justru perlu didekatkan dengan pengalaman dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Bambang Patjul mengajak kader GSNI untuk melihat Pancasila bukan semata sebagai rumusan yang berada di atas kertas, melainkan sebagai nilai yang tumbuh dan menemukan maknanya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, membumikan Pancasila tidak selalu harus dilakukan melalui hal-hal yang besar. Ia justru menemukan bentuknya dalam bagaimana seseorang memandang sesama, menyikapi perbedaan, mengambil keputusan, serta menempatkan kepentingan bersama di tengah kehidupan masyarakat.

Bagi GSNI, pembicaraan mengenai Pancasila juga tidak dapat dilepaskan dari pengalaman generasi muda dalam membaca keadaan di sekitarnya. Pancasila menjadi penting ketika nilai-nilainya tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi hadir dalam cara generasi muda memahami persoalan bangsa dan menentukan sikap atasnya.

Melalui kegiatan tersebut, DPP GSNI dan MPR RI mendorong agar pembicaraan tentang empat pilar kebangsaan terus dirawat sebagai bagian dari kehidupan bersama bukan sekadar sebagai pengetahuan, melainkan sebagai nilai yang terus dihidupi dan dibicarakan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Follow WhatsApp Channel intuisimalut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Bambang Pacul Ajak GSNI Dekatkan Pancasila dengan Kehidupan Masyarakat

Berita Terbaru

Halmahera Selatan

Menuju Musyawarah III IKB Makayoa, Sarjan H. Rivai Nyatakan Kesiapan.

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:52 WIB

Ternate

Jasmine Home Spa Bantah Tudingan Lima Mantan Karyawan

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:26 WIB